Assalamualaikum......
Hello..all of My lovely Friends.....
Tmen yg Ku cintag.......
temenku yang Ku sayang.......
Temenku karena Allah......
Apa Kabar semua Nya???????
Lama Tak Bersua nich...........Sori ya klo slama nie jarang ngisi blog..maklum...lg sibuk bngt..kesibukan dunia yg melelahkan..dan juga melalaikan kita dari mengingat Allah..bner-bner cape' hidup di dunia ternyata teman...selain sibuk ..tolong dimaklumi kehidupan pondok dengan jadwal padat dan juga FasilitaS Internet yang terbatas menjadi Kendala untuk Mengupload And Menuangkan Buah Pikiran Q ke Dalam Bloq Tcinta.......
So I'm So Sorry.......
Tp Skrng Pikiran Q dah Mulai Fresh stelah Menyepi Di Bali....And Entr Lagi Q menghadapi ujian MID Semester..Karena itu Beberapa Artikel Dah ku Upload Biar Pengunjung Gak Bosan..bukan Cuma di Blog ini..tapi kunjungi Juga Link2 Teratas yang telah tak sediain..dsana ada Link2 menuju ke Blog ku yg di friendster,yahoo, and google..so check This Out Yach.....
And Ku juga mhn Doa nya biar bs tetep semngat menulis dan berkarya....Supaya tetap Istiqomah Dijalan-Nya and supaya semangat Ini Slalu Berkobar Dalam Dada..Insyaalah setelah Ujian Neraka Mid Smester ini berakhir..ku bakal Aktif Untuk Ngisi Blog ini lagi dengan Aretikel Yang menarik and Bermutu dech..so..the superstar will be coming soon....
SemangatMu.....Dukunganmu...Doamu....nasehatmu..Dan Senyummu kawan! Adalah kekuatan bagiku..yang mewarnai hidupku..dan lentera yang kan selalu menemaniku..So selalulah berada disisi ku..untuk menuntunku menuju jalan-Nya yg lurus......I Love U coz Allah Forever
By:-Bara Ekiyama-+Broken Wings Dark Angel+^Aboe HAsan Al-Baliiy^
Rabu, 2008 Maret 12
Lutfan's poem
ketika ku bahagia
dia ikut bahagia
ketika ku bersedih
dia ikut bersedih
apa sebenarnya ini
rasa sayang kah kepadaku
aku hanya manusia biasa
ingin dicinta juga ingin disayang
tapi jarak memisahkan kami
itu bukan halangan
jika saling percaya
semuanya akan berjalan lancar
aku percaya kebahagian kami
kebahagian yang abadi
yang utuh dan kekal
andai saja itu semua bisa terjadi
bahagialah aku
bahagialah dia , semuanya indah ...
dia ikut bahagia
ketika ku bersedih
dia ikut bersedih
apa sebenarnya ini
rasa sayang kah kepadaku
aku hanya manusia biasa
ingin dicinta juga ingin disayang
tapi jarak memisahkan kami
itu bukan halangan
jika saling percaya
semuanya akan berjalan lancar
aku percaya kebahagian kami
kebahagian yang abadi
yang utuh dan kekal
andai saja itu semua bisa terjadi
bahagialah aku
bahagialah dia , semuanya indah ...
Palestina!
WALAU TANPA NAMA, TETAP UNTUK PALESTINA Bismillahirrohmanirrohiim….Assalamu’alaikum ya akhi…..ya ukhti!!(hehe kyk lagu aja ya?!)Mmmhh, Palestina?! Akhir-akhir ini kita sering banget mendengar namanya santer diberitakan baik oleh media cetak maupun elektronik. Mungkin sebagian dari kita sudah paham betul dengan persoalan yang sedang terjadi di Palestina. Atau mungkin kita termasuk orang yang lagi penasaran “sebenernya apa sich yang lagi dipersoalin di Palestina??” N bisa juga sich kita itu jadi salah satu orang yang paling semangat ngebelain Palestina, tapi kita juga jadi orang paling anti cuap2, abs takut ketahuan bengong sich kalo lg ditanya2. Ok, kita mulai aja cuap2nya! Tapi gak asal cuap2 juga loh!?Palestina adalah sebuah Negara yang secara astronomis terletak antara garis lintang meridian 15-34 dan 40-35 ke arah timur, jg antara garis lintang meridian 30-29 dan 15-33 ke arah utara. Btw nih, Palestina sering disebut negeri Syam sama orang-orang jaman dulu. Selain Palestina, juga ada Libanon, Syria, dan Jordania yg jg sering disebut sebagai negeri yg punya perbatasan kolektif di luar perbatasannya dengan Mesir ini. Gak cuma itu aja, Palestina juga punya letak negara yang begitu strategis. Mulai dari segi bisnis yang menjadikan pelabuhan Palestina sebagai supplier buat negeri-negeri jirannya di wilayah timur di Syria dan Jordan. Palestinalah yang nyediain berbagai macam pelayanan sampai tahun 1948. Tapi, setelah ‘teroris’ Israel secara kasat mata mendeklarasikan berdirinya negara Israel, secara mereka teroris neh, jelas ngebikin wilayah “jajahannya” jadi gak aman buat mereka2 yang ada di sana. Oya, Palestina jg jadi centernya militer, n strategis juga dari segi geopolitiknya. Geopolitik, scr sederhana adalah aspek kemanfaatan dan pemanfaatan politis dengan menggunakan keunggulan geografis atau kewilayahan. Wuih2, jgn salah dulu! Ini baru sebagian dari apa yang Palestina punya… Ada pula berbagai cerita sejarah dari Palestina. Msh inget khan julukan “tanah para anbiya”? yupz, julukan ini emang buat Palestina. Nabi pertama yg diketahui hidup di sana adalah Nabi Ibrahim a.s. Ishak, putra Ibrahim juga hidup di bumi Plestina sama seperti ayahnya. Nabi Ya’kub yg gak laen dan gak bukan adalah cucu Ibrahim jg tinggal di sana walaupun Beliau sempat hijrah juga sich ke wilayah Hurran.Di masa kekhalifahan Islam, Islam datang di masanya Umar bin Khattab r.a dan kurang lebih udah 1200 tahun Islam menjadi bagian yg tak terpisahkan dari Palestina. Yg pasti neh, Palestina dah jadi jantung peradaban kaum muslimin setelah Mekkah dan Madinah.N pernah denger jg kan yg namanya perang salib, atau yg kalo dibahasa inggrisin jadi ‘the crussade’? Peristiwa ini juga pernah terjadi di tanah Palestina kita! Pasukan salib memulai serangan militer mereka tahun 1098 (491 H) sementara daerah-daerah muslim di Syria, Iraq dan lainnya lagi tercabik-cabik gara-gara perbedaan dan konflik berdarah yang terjadi. Saat itu, Eropa mulai fokus ke arah tanah suci, setelah Paus Urbanus Kedua berseru kepada para hadirin di dewan Claremont tanggal 26 November 1095 M untuk merestorasi tanah suci dengan cara merampasnya kembali dari tangan umat Islam (tw kan kalo daerah yang namanya Palestina ini merupakan “tanah suci” bagi 3 pemeluk agama, yaitu Islam, Kristen, juga Yahudi). N janji Paus gak maen-maen, dy menjanjikan bahwa siapapun sukarelawan yg berpartisipasi, akan diampuni seluruh dosa-dosanya!!? Tapi, walaupun wilayah Muslim sempat mengalami perpecahan, bendera kemenangan kaum muslimin ini dengan izin Allah tetap bisa berkibar di langit bersama Takbir para pejihad kita, salah satunya seperti Imaduddin Zanki, Nuruddin Mahmud, dan juga Shalahuddin Yusuf Al Ayyubi (yg terkenal dengan jiwa tolerannya jg kasih sayangnya). Yupz, kurang lebih, ini neh sejarah negeri Palestina. Abis tadi kita ta’aruf bareng Palestina, gak ada salahnya juga kan ngeliat dikit-dikit ttg Israel. Seorang Sun Tzu jg bilang “Orang yg tidak mengenal dirinya akan kalah di semua pertempuran, mereka yg mengenal dirinya tapi tidak mengenal lawannya akan memenangkan satu dari dua pertempuran, dan mereka yg mengenal kekuatan diri dan lawannya akan memenangkan semua pertempuran…”(The Art of War). Israel datang sebagai tamu yang gak diundang di Palestina, tapi tiba-tiba aja tanggal 14 Mei 1948 di sebuah museum di Tel Aviv, dengan entengnya David Ben Gurion, di bawah potret besar Theodore Herzl (seorang tokoh Yahudi Hungaria sekaligus jurnalis sebuah media berpengaruh Wina yang pertama kali mencetuskan gerakan zionisme dan pernah menulis sebuah buku yg berjudul ‘Der Judenstaat’ atau Negara Yahudi yg isinya ngomporin kaum Yahudi bwt lepas dari tekanan Eropa saat itu) memproklamasikan berdirinya sebuah Negara Yahudi yg sekarang kita tau sebagai Israel. Gak pake basa-basi neh, Amerika Serikat n Uni Soviet menyatakan mendukung berdirinya Negara perampas tanah orang ini. Terang aja Palestina gak setuju, masak mereka harus jadi orang asing di tanah mereka sendiri?!! Ditambah lagi dengan awan mendung yg dibawa Inggris bwt Palestina, mereka memberikan kesempatan emas bwt Israel dengan menumpang kepenguasaan Inggris atas Palestina yg juga gak sah lewat adanya Balfour Declaration. Tapi, karena Israel memang gak punya keabsahan sedikit pun, mereka hanya bisa bertahan dengan teror dan manipulasi sejarah yg mereka perbuat. Wuih, sudah banyak sekali teror-teror yg bertebaran atas nama Israel kepada masyarakat Palestina!! Mulai dari rencana genosida (pembantaian massal yg bertujuan menghilangkan suatu kelompok masyarakat), yg menghasilkan berbagai pembantaian massal di Palestina. Salah satunya seperti ‘pembantaian di Masjid Ibrahim, Hebron’ yg dilakukan Baruch Goldstein saat para umat Muslim sedang khusyuk mendekatkan diri pada Rabbnya dlm sholat2 mereka dan menyebabkan lebih dari 24 org syahid dan 350 lainnya cidera berat hanya dalam kurun waktu 10 MENIT!! -Astagfirullah- Kalau akhi n ukhti tw yg namanya Ariel Sharon, dia juga menjadi org yg bertanggung jawab atas salah satu pembantaian terkenal dunia, shabra shatilla. Tanggal 18 Sept 1982, Israel menggunakan milisi Palangis di Lebanon untuk menghancurkan warga Palestina yg mengungsi. Batalion Palangis ini menyerang dua perkemahan, menyiksa penduduk dan membantai wanita, anak-anak, n juga orang tua dengan memakan jumlah korban yg syahid lebih dari 12.000 warga Palestina!! Jumlah yg mengerikan bukan?! -Astaghfirullah- Kalo mw tw alasan Israel sendiri atas pertanyaan dunia, ’mengapa Israel berdiri?’ adalah -katanya- kaum Yahudi perlu Negara sendiri untuk menjamin keamanan kaum Yahudi yg terancam di masa mereka berdiaspora (masa di mana bangsa Yahui terpencar-pencar ke mana-mana). Dan pertanyaan atas ‘mengapa mesti Palestina sich?’ yg pertama adalah argumen mereka secara historis, yg menyebutkan bahwa nenek moyang merekalah yg paling berhak atas tanah Palestina. Sedangkan argumen kedua berdasarkan klaim agama. Menurut mereka, Tuhan sudah berjanji akan memberikan tanah ini pada mereka sejak berabad-abad lalu. Padahal, Allah SWT telah berfirman : “(jika demikian), maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun. (Selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Tih) itu. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yg fasik itu.” (Al-Maidah : 26) saat kaum Bani Israil ketakutan hendak memasuki tanah suci yg dipimpin Nabi Musa as. Tentu aja bangsa Palestina sendiri gak cuma diem ngeliat gelagat2nya para zionis Israel. Seperti yang udah diucapkan oleh Nabi Muhammad saw, “Senantiasa ada segolongan dari umatku yang berada di atas kebenaran dan menghadapi musuh mereka dengan kekuatan. Tak ada yg bisa memberi mudharat kepada mereka sampai Allah mendatangkan urusanNya sementara mereka tetap berada dalam kondisinya (tetap di atas kebenaran dan berjuang dengan kekuatan)” di depan para sahabatnya. Dan ketika para sahabat bertanya, “Di mana mereka ya Rasulullah?” Muhammad saw pun menjawab”Di Baitul Maqdis dan sekitarnya” Btw, tw kan kalo Baitul Maqdis terletak di Palestina??!! Gak hanya perlawanan berbasis Islam aja, sekitar th ’48 sampai ‘80an ide2 barat seperti nasionalisme, Arabisme, bahkan komunisme jg cukup populer di mata rakyat Palestina. Tokoh-tokohnya seperti Yasser Arafat, George Habbash, Abu Nidal, Abu Jihad, mbl. Namun akhirnya mulai redup di bawah militer Israel n jg tekanan dunia Internasional. HAMAS (Harakah Muqawwamah Al-Islamiyah) sebagai pelopor gerakan perjuangan berbasis Islam lahir pada tgl 8 bln 12 th 1987, tanggal yg bersejarah bagi perjuangan Palestina. Dimulai dengan beberapa fase. Seperti, fase perjuangan dgn batu (m’lahirkan para “athfalul-hijarah a.k.a anak-anak batu, yg gak laen adlh sebutan anak2 kecil p’berani yg ngelawan tentara Israel plus peluru2nya, bom, tank2 besar, n senjata mengerikan laennya cuma dgn bekal batu-batuan!! K’bayang gak sniper2 1 ini, pagi, pas pergi ke sekolah -kyk qt2 di sini neh- harus rela ngederin dentuman bom p’hancur negeri mereka, atau justru mlh ngehancurin sekolah mrk.. N siangnya, adlh waktu mereka “main perang-perangan” brg tentara Israel. Hampir semua dr mereka dah prnh ngerasain gmn penjara Israel, tp tetep aja itu gak m’buat mereka kapok.. Justru para tentara Israellah yg ngerasa desersi sendiri), trz fase make senjata (d’mulai th 1992, walaupun begitu para p’juang cuma bs merebut senjata2 Israel dr gudang2 senjata mereka, n yg melakukan penyerangan jg adlh kelompok2 kecil yg bs bergerak cepat. Mw tw siapa yg jadi ‘da most wanted’nya? Ialah Imad Aqil, lahir tgl 19 Juni 1971 di kamp pengungsian di Jabaliya yg untuk membunuhnya Israel mengerahkan ratusan tentara, puluhan panser, 60 bom, jg beberapa helikopter hanya untuk mengepung 1 rumah dimana 1 org yg bernama Imad Aqil tsb sdg berbuka puasa, sekaligus ia adalah seorang komandan Izzudin Al-Qossam (kelompok p’berani yg jadi base campnya org2 keren yg paling bs ngebikin tentara Israel pusing 7 keliling dgn gerakan penyerangan mrk yg cepat dan jg efektif), gak k’tinggalan fase penyerangan dgn bom mobil yg memperkenalkan seorang Yahya Ayyash dgn julukannya “Al-Muhandis” (sang insinyur) yg emang dr kecil dah d’kenal sebagai sosok yg cerdas, jago hafalan, n lulus kuliah dgn ngantongin nilai yg imtiyaz (excellent), kemudian merangkak jd fase bom istisyhad, hinnga fase dimana para pejuang make rudal sbg andalannya yg d’bilang Menteri Pertahanan Israel sbg ancaman baru Timur Tengah n lbh bahaya dr rudal SCUD punya Irak karena gak t’deteksi ma satelit, canggih kan? Padahal rudal Al-Qossam ini panjangnya gak lbh dr 180 senti, dgn diameter 120 mili, dan b’daya jangkau 12 km. Yah, emang bener deh kalo “Iman adalah senjata paling ampuh buat perang” (n gak hanya bwt perang, keimanan emang perisai yg plg bgs buat bekal hidup kita).. gmn gak, Israel yg dah punya segala macem bentuk senjata pembunuh n canggih-canggih pula aja masih ngerasa ngeri kalo mesti b’hadapan dgn Palestina yg kita tw awalnya cm punya persenjataan sederhana, walaupun lama-kelamaan jg dah memperlihatkan perkembangannya kyk yg dah diliat di atas tadi. Di hati para pejuang Palestina kita emang dah ada satu kekuatan yg gak bakal mati selama mereka msh percaya, yaitu kekuatan IMAN mereka kpd Allah Ta’ala. Karena Allah mmg akan selalu ada di hati para umat yg senantiasa mengingatNya. Gak cuma itu, Allah juga dah punya perencanaan sendiri ttg apa yg sdg terjadi di Palestinan ini, check this one out!Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam b’sabda: “Yahudi akan memerangi kalian, dan kalian akan mampu mengalahkan mereka. Hingga bebatuan berkata, “wahai Muslim, ini Yahudi di belakangku…bunuhlah! (HR Bukhari dlm Fathul Bari)Kita memang gak akan pernah tw apa yg telah Allah rencanakan untuk umatNya. Yang kita tw hanyalah bahwa “tidak ada sesuatu pun di dunia ini yg diciptakan Allah menjadi sia-sia” dan juga apa yg Illahi Rabbi kita berikan adalah suatu berkah tersendiri yang mana menjadi pilihan kita untuk mengambil atau tidak berkah tsb. Kalau dilihat-lihat, dah gak terhitung berapa banyak nama-nama keren nan hebat yg dg ikhlas berjuang untuk kebebasan tanah mereka, tanah kaum Muslimin. Contohnya, kayak Shalahuddin Yusuf Al-Ayyubi, seorang pemimpin yg sabar dgn sikap toleransi jg kasih sayang yg tinggi, jg seorang yg senantiasa tak lupa pada Rabbnya beserta Muhammad, Rasulullah saw; Imad Aqil, seorang yg dikenal cerdas shg dipercaya m’jadi pimpinan unit Syuhada’ Al-Aqsha; Akram Shidqy Athrasy yang walaupun buta(!) sekalipun tetep gak mw ketinggalan untuk bisa syahid di jalan Allah; n masih banyak deh pokoknya yg gak ketulis di sini. “…. ….Is anybody gonna crazy?Is anybody gonna save me?Can everybody tell me what’s goin’ onTell me what’s goin’ onIf u open your eyes, you’ll see that somethin’ is wrong!!”(Crazy -Simple plan-)Masih gak k’pengen khan ngebiarin gitu aja saudara2 qt di Palestina sana!? Mungkin qt juga bingung sendiri, gmn cb caranya qt ngebantu mereka? Secara Indonesia-Palestina kan jauuhh bgt!Eiittzz, jangan lupa qt masih punya Allah SWT yg senantiasa berada diantara para hambaNya. Yang senantiasa mengabulkan setiap doa para pemujaNya. Qt bisa membantu saudara2 qt di Palestina itu dengan mengikutdoakan mereka di setiap sujud qt kpd Allah, bukan?! Selain itu, sudah pernah mendengar juga khan berita ttg produk2 hasil perusahaan2 p’bantu Israel? Dengan qt ikut untuk mengurangi atupun untuk berhenti membeli produk2 tersebut, paling gak qt dah ngurangin peluru2, senjata, jg yg lainnya yg tiap hari selalu siap m’bantai warga Palestina di sana. N yang terakhir dan gak boleh lupa yaitu kayak apa yg dikatakan sama Sinichi Kudo,”Kebenaran selalu hanya ada satu!” ,qt harus tetep percaya bahwa ketetapan Allah cepat atau lambat pasti terjadi.Akhirukalam,Pareng n wass ya……
Oleh:
Sartika Semarang......
Oleh:
Sartika Semarang......
Al-Aqsa
selasa, 6 Februari 2007, Zionis-Israel telah secara terang-terangan memulai proyek penghancuran Masjidil Aqsha yang merupakan masjid tersuci ketiga bagi umat Islam sedunia.
Jika sebelumnya kaum Zionis ini melakukan hal tersebut secara diam-diam, bahkan menyangkalnya dengan berbagai dalih, namun di hari kedua bulan Februari ini mereka telah menyatakan secara terbuka bahwa mereka memang berniat menghancurkan masjid yang pernah menjadi kiblat pertama bagi kaum Muslimin.
Upaya Zionis-Israel untuk menghancurkan Masjidil Aqsha sudah lama diketahui dunia. Keinginan mereka untuk membangun kembali Haikal Sulaiman (The Solomon Temple), di atas reruntuhan Masjidil Aqsha juga telah menjadi rahasia umum. Hanya saja, apa dasar ideologi dan maksud-maksud tersembunyi di balik penghancuran Masjidil Aqsha dan pendirian Haikal Sulaiman tersebut, hal ini masih menjadi pertanyaan besar.
Klaim Sepihak
Haikal Sulaiman diyakini dibangun tahun 960 SM oleh Nabi Sulaiman a.s, 370 tahun kemudian bangsa Babylonia menginvasi Yerusalem dan menghancurkan kuil tersebut.
Setelah itu, tentara Persia yang dipimpin Cyrus merebut Yerusalem dari tangan Babylonia dan membangun kembali Haikal Sulaiman.
Tahun 70 M, pasukan Romawi menyerang Yerusalem dan menghancurkan kembali Haikal Sulaiman rata dengan tanah.Abad demi abad terus berjalan, namun cita-cita kaum Zionis-Yahudi untuk membangun kembali Haikal Sulaiman terus terpelihara dengan baik di dalam memori bangsanya.
Ketika gerakan Zionisme Internasional menyelenggarakan kongresnya yang pertama di Bassel, Swiss, tahun 1897, memori ini menemukan momentumnya dan Theodore Hertzl menyerukan agar semua Yahudi Diaspora berbondong-bondong memenuhi Tanah Palestina yang disebutnya sebagai Tanah Perjanjian.
Atas klaim sepihak, kaum Zionis ini mengatakan bahwa di bawah tanah Masjidil Aqsha inilah Haikal Sulaiman berdiri. Sebab itu, mereka mengatakan tidak ada pilihan lain kecuali menghancurkan Masjidil Aqsha dan kemudian membangun kembali Haikal Sulaiman di atasnya.
Bagi kaum Zionis, Haikal Sulaiman merupakan pusat dari dunia. Bukan Makkah, bukan pula Vatikan. Haikal Sulaiman-lah pusat seluruh kepercayaan dan pemerintahan segala bangsa. Keyakinan ini bukanlah berangkat tanpa landasan.
Dalam keyakinan Yudaisme yang sesungguhnya telah bergeser jauh dari Taurat yang dibawa oleh Musa a. S., bangsa Yahudi meyakini bahwa di suatu hari nanti seorang Messiah (The Christ) akan mengangkat derajat dan kedudukan bangsa Yahudi menjadi pemimpin dunia.
Kehadiran Mesiah inilah yang menjadi inti dari semangat kaum Yahudi untuk memenuhi Tanah Palestina. Namun hal ini menjadi perdebatan utama di kalangan Yahudi yang pro-Zionis dengan yang anti-Zionis.
Bagi yang pro-Zionisme, mereka menganggap Kuil Sulaiman harus sudah berdiri untuk menyambut kedatangan Messiah yang akan bertahta di atas singgasananya. Sedangkan bagi kaum Yahudi yang menolak Zionisme, bagi mereka, Messiah sendirilah yang akan datang dan memimpin pembangunan kembali Haikal Sulaiman yang pada akhirnya diperuntukkan bagi pusat pemerintahan dunia (One World Order).
Mengenai benar tidaknya lokasi bekas reruntuhan Kuil Sulaiman tepat berada di bawah Masjidil Aqsha, para sejarawan masih berbeda pendapat. Beberapa peneliti bahkan meyakini bahwa wilayah bekas berdirinya Kuil Sulaiman tersebut sesungguhnya berasa di luar kompleks Masjidil Aqsha sekarang ini.
Sejak menjajah Yerusalem di tahun 1967, kaum Zionis selalu berupaya merusak Masjidil Aqsha. Tahun 1969 sekelompok Yahudi fanatik berupaya membakar Masjid ini. Mereka juga terus melakukan penggalian di bawah tanah Masjidil Aqsha dengan alasan tengah melakukan riset arkeologis.
Belum cukup dengan itu, di dalam terowongan-terowongan yang digali, mereka juga mengalirkan air dalam jumlah besar dengan tujuan menggoyahkan kekuatan tanah di bawah masjid agar pondasi masjid menjadi rapuh. Akibatnya sekarang ini banyak pondasi masjid yang sudah rapuh dan jika ada gempa bumi sedikit saja maka bukan mustahil Masjidil Aqsha bisa runtuh.
Sekarang, tentara Zionis sudah secara terang-terangan hendak menghancurkan Masjidil Aqsha. Mereka tidak lagi mengeluarkan dalih macam-macam. Apakah ini merupakan tanda bahwa mereka sudah yakin bahwa sebentar lagi Messiah yang dinanti-nantikan akan segera hadir?
Hari Akhir
Menyongsong berdirinya Kuil Sulaiman, ‘Presiden’ Zionis-Israel Moshe Katsav melayangkan sepucuk surat kepada Perdana Menteri Vatikan yang berisi permintaan agar Tahta Suci Vatikan mengembalikan seluruh harta karun dan benda-benda berharga yang kini memenuhi kompleks Tahta Suci kepada mereka.
Kaum Zionis masih ingat betul, ketika di tahun 70M, pasukan Romawi menyerbu Yerusalem dan memboyong banyak harta karun dari Kuil Sulaiman dan membawanya ke Vatikan.
Jika harta karun sudah dikembalikan, maka ada satu syarat lagi menjelang hadirnya Messiah, yakni mereka harus menemukan dan menyembelih serta membakar seekor sapi betina berbulu merah berusia tiga tahun dan belum pernah melahirkan anak.Untuk yang satu ini pun kaum Zionis telah mempersiapkannya. Melalui suatu proses rekayasa genetika, di tahun 1997, mereka telah mendapatkan seekor sapi dengan ciri-ciri tersebut.
Hanya saja, mereka terbentur satu persyaratan lagi, yakni penyembelihan dan pembakaran sapi merah ini harus dilakukan di atas kaki Bukit Zaitun.
Masalahnya, daerah ini sekarang belum bisa dijajah Zionis-Israel seperti wilayah Palestina lainnya. Kaki Bukit Zaitun masih berada di tangan yang berhak, yakni di tangan bangsa Palestina. Sebab itu, kaum Zionis selalu berupaya tanpa lelah mengusir orang-orang Palestina dari wilayah ini.
Memperdaya Pemeluk Kristen
Guna mencapai tujuannya, kaum Zionis tidak berusaha sendirian. Mereka juga memperdaya musuh-musuhnya yakni umat Kristen dan kaum Muslimin. Untuk memperdaya umat Kristiani, kaum Zionis menyusupkan nilai-nilai Talmud ke dalam Bibel seperti yang terjadi atas Injil Scofield atau Injil Darby.
Bahkan Injil versi King James sebagai Injil resmi Barat pun demikian. Sebab itu, tidak aneh jika sekarang ini sikap politik umat Kristiani seolah sama sebangun dengan kaum Yahudi. Padahal di dalam banyak ayat-ayat Talmud, kaum Yahudi ini begitu keras permusuhannya terhadap Kristen dan Yesus.
Keyakinan Injil juga menyebutkan tentang hadirnya The Christ kembali ke muka bumi (Maranatha atau The Second Coming) dalam wujud Tuhan seutuhnya. Kaum Yahudi menggiring opininya bahwa Maranatha tidak akan terjadi sebelum Haikal Sulaiman berdiri kembali di Yerusalem.
Kesamaan pandangan inilah yang membuat orang-orang Kristen mendiamkan ulah kaum Zionis yang hendak menghancurkan Masjidil Aqsha. Orang-orang Kristen ini telah terbius dengan retorika dan racun Zionis sehingga tidak bisa bersikap kritis dan mereka lupa bahwa salah satu agenda utama Zionis ini adalah juga meruntuhkan Tahta Suci Vatikan dan memindahkannya ke Yerusalem.
Dari sisi hukum internasional, upaya penghancuran Masjidil Aqsha juga tidak bisa dibenarkan. Berdasarkan Resolusi DK-PBB Nomor 242 dan beberapa resolusi lainnya, rezim Zionis Israel wajib melindungi masjid ini dan menuntut Zionis agar mundur dari seluruh wilayah Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza, dan menyerahkan wilayah itu kepada penduduk aslinya yang tak lain adalah rakyat Palestina. Namun dalam tataran praktek, resolusi ini tidak dijalankan.
Menurut keyakinan Yahudi, jika Messiah sudah bertahta di atas singgasana Haikal Sulaiman, maka Messiah itu akan memimpin kaum Yahudi untuk memerangi siapa pun yang tidak mau tunduk pada The New World Order, yakni si Yahudi itu sendiri. (Rz)
Jika sebelumnya kaum Zionis ini melakukan hal tersebut secara diam-diam, bahkan menyangkalnya dengan berbagai dalih, namun di hari kedua bulan Februari ini mereka telah menyatakan secara terbuka bahwa mereka memang berniat menghancurkan masjid yang pernah menjadi kiblat pertama bagi kaum Muslimin.
Upaya Zionis-Israel untuk menghancurkan Masjidil Aqsha sudah lama diketahui dunia. Keinginan mereka untuk membangun kembali Haikal Sulaiman (The Solomon Temple), di atas reruntuhan Masjidil Aqsha juga telah menjadi rahasia umum. Hanya saja, apa dasar ideologi dan maksud-maksud tersembunyi di balik penghancuran Masjidil Aqsha dan pendirian Haikal Sulaiman tersebut, hal ini masih menjadi pertanyaan besar.
Klaim Sepihak
Haikal Sulaiman diyakini dibangun tahun 960 SM oleh Nabi Sulaiman a.s, 370 tahun kemudian bangsa Babylonia menginvasi Yerusalem dan menghancurkan kuil tersebut.
Setelah itu, tentara Persia yang dipimpin Cyrus merebut Yerusalem dari tangan Babylonia dan membangun kembali Haikal Sulaiman.
Tahun 70 M, pasukan Romawi menyerang Yerusalem dan menghancurkan kembali Haikal Sulaiman rata dengan tanah.Abad demi abad terus berjalan, namun cita-cita kaum Zionis-Yahudi untuk membangun kembali Haikal Sulaiman terus terpelihara dengan baik di dalam memori bangsanya.
Ketika gerakan Zionisme Internasional menyelenggarakan kongresnya yang pertama di Bassel, Swiss, tahun 1897, memori ini menemukan momentumnya dan Theodore Hertzl menyerukan agar semua Yahudi Diaspora berbondong-bondong memenuhi Tanah Palestina yang disebutnya sebagai Tanah Perjanjian.
Atas klaim sepihak, kaum Zionis ini mengatakan bahwa di bawah tanah Masjidil Aqsha inilah Haikal Sulaiman berdiri. Sebab itu, mereka mengatakan tidak ada pilihan lain kecuali menghancurkan Masjidil Aqsha dan kemudian membangun kembali Haikal Sulaiman di atasnya.
Bagi kaum Zionis, Haikal Sulaiman merupakan pusat dari dunia. Bukan Makkah, bukan pula Vatikan. Haikal Sulaiman-lah pusat seluruh kepercayaan dan pemerintahan segala bangsa. Keyakinan ini bukanlah berangkat tanpa landasan.
Dalam keyakinan Yudaisme yang sesungguhnya telah bergeser jauh dari Taurat yang dibawa oleh Musa a. S., bangsa Yahudi meyakini bahwa di suatu hari nanti seorang Messiah (The Christ) akan mengangkat derajat dan kedudukan bangsa Yahudi menjadi pemimpin dunia.
Kehadiran Mesiah inilah yang menjadi inti dari semangat kaum Yahudi untuk memenuhi Tanah Palestina. Namun hal ini menjadi perdebatan utama di kalangan Yahudi yang pro-Zionis dengan yang anti-Zionis.
Bagi yang pro-Zionisme, mereka menganggap Kuil Sulaiman harus sudah berdiri untuk menyambut kedatangan Messiah yang akan bertahta di atas singgasananya. Sedangkan bagi kaum Yahudi yang menolak Zionisme, bagi mereka, Messiah sendirilah yang akan datang dan memimpin pembangunan kembali Haikal Sulaiman yang pada akhirnya diperuntukkan bagi pusat pemerintahan dunia (One World Order).
Mengenai benar tidaknya lokasi bekas reruntuhan Kuil Sulaiman tepat berada di bawah Masjidil Aqsha, para sejarawan masih berbeda pendapat. Beberapa peneliti bahkan meyakini bahwa wilayah bekas berdirinya Kuil Sulaiman tersebut sesungguhnya berasa di luar kompleks Masjidil Aqsha sekarang ini.
Sejak menjajah Yerusalem di tahun 1967, kaum Zionis selalu berupaya merusak Masjidil Aqsha. Tahun 1969 sekelompok Yahudi fanatik berupaya membakar Masjid ini. Mereka juga terus melakukan penggalian di bawah tanah Masjidil Aqsha dengan alasan tengah melakukan riset arkeologis.
Belum cukup dengan itu, di dalam terowongan-terowongan yang digali, mereka juga mengalirkan air dalam jumlah besar dengan tujuan menggoyahkan kekuatan tanah di bawah masjid agar pondasi masjid menjadi rapuh. Akibatnya sekarang ini banyak pondasi masjid yang sudah rapuh dan jika ada gempa bumi sedikit saja maka bukan mustahil Masjidil Aqsha bisa runtuh.
Sekarang, tentara Zionis sudah secara terang-terangan hendak menghancurkan Masjidil Aqsha. Mereka tidak lagi mengeluarkan dalih macam-macam. Apakah ini merupakan tanda bahwa mereka sudah yakin bahwa sebentar lagi Messiah yang dinanti-nantikan akan segera hadir?
Hari Akhir
Menyongsong berdirinya Kuil Sulaiman, ‘Presiden’ Zionis-Israel Moshe Katsav melayangkan sepucuk surat kepada Perdana Menteri Vatikan yang berisi permintaan agar Tahta Suci Vatikan mengembalikan seluruh harta karun dan benda-benda berharga yang kini memenuhi kompleks Tahta Suci kepada mereka.
Kaum Zionis masih ingat betul, ketika di tahun 70M, pasukan Romawi menyerbu Yerusalem dan memboyong banyak harta karun dari Kuil Sulaiman dan membawanya ke Vatikan.
Jika harta karun sudah dikembalikan, maka ada satu syarat lagi menjelang hadirnya Messiah, yakni mereka harus menemukan dan menyembelih serta membakar seekor sapi betina berbulu merah berusia tiga tahun dan belum pernah melahirkan anak.Untuk yang satu ini pun kaum Zionis telah mempersiapkannya. Melalui suatu proses rekayasa genetika, di tahun 1997, mereka telah mendapatkan seekor sapi dengan ciri-ciri tersebut.
Hanya saja, mereka terbentur satu persyaratan lagi, yakni penyembelihan dan pembakaran sapi merah ini harus dilakukan di atas kaki Bukit Zaitun.
Masalahnya, daerah ini sekarang belum bisa dijajah Zionis-Israel seperti wilayah Palestina lainnya. Kaki Bukit Zaitun masih berada di tangan yang berhak, yakni di tangan bangsa Palestina. Sebab itu, kaum Zionis selalu berupaya tanpa lelah mengusir orang-orang Palestina dari wilayah ini.
Memperdaya Pemeluk Kristen
Guna mencapai tujuannya, kaum Zionis tidak berusaha sendirian. Mereka juga memperdaya musuh-musuhnya yakni umat Kristen dan kaum Muslimin. Untuk memperdaya umat Kristiani, kaum Zionis menyusupkan nilai-nilai Talmud ke dalam Bibel seperti yang terjadi atas Injil Scofield atau Injil Darby.
Bahkan Injil versi King James sebagai Injil resmi Barat pun demikian. Sebab itu, tidak aneh jika sekarang ini sikap politik umat Kristiani seolah sama sebangun dengan kaum Yahudi. Padahal di dalam banyak ayat-ayat Talmud, kaum Yahudi ini begitu keras permusuhannya terhadap Kristen dan Yesus.
Keyakinan Injil juga menyebutkan tentang hadirnya The Christ kembali ke muka bumi (Maranatha atau The Second Coming) dalam wujud Tuhan seutuhnya. Kaum Yahudi menggiring opininya bahwa Maranatha tidak akan terjadi sebelum Haikal Sulaiman berdiri kembali di Yerusalem.
Kesamaan pandangan inilah yang membuat orang-orang Kristen mendiamkan ulah kaum Zionis yang hendak menghancurkan Masjidil Aqsha. Orang-orang Kristen ini telah terbius dengan retorika dan racun Zionis sehingga tidak bisa bersikap kritis dan mereka lupa bahwa salah satu agenda utama Zionis ini adalah juga meruntuhkan Tahta Suci Vatikan dan memindahkannya ke Yerusalem.
Dari sisi hukum internasional, upaya penghancuran Masjidil Aqsha juga tidak bisa dibenarkan. Berdasarkan Resolusi DK-PBB Nomor 242 dan beberapa resolusi lainnya, rezim Zionis Israel wajib melindungi masjid ini dan menuntut Zionis agar mundur dari seluruh wilayah Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza, dan menyerahkan wilayah itu kepada penduduk aslinya yang tak lain adalah rakyat Palestina. Namun dalam tataran praktek, resolusi ini tidak dijalankan.
Menurut keyakinan Yahudi, jika Messiah sudah bertahta di atas singgasana Haikal Sulaiman, maka Messiah itu akan memimpin kaum Yahudi untuk memerangi siapa pun yang tidak mau tunduk pada The New World Order, yakni si Yahudi itu sendiri. (Rz)
Indo-Israel
Seorang dokter bedah Indonesia yang sering bepergian ke medan konflik di seluruh dunia seperti Afghanistan, Irak, Lebanon, Palestina, Somalia, dan lain-lain pernah memaparkan kekesalannya atas pengiriman tenaga-tenaga medis Indonesia ke Israel dalam rangka pelatihan ICU (Intensive Care Unit).
Saat bertemu eramuslim pertengahan Januari lalu, si dokter yang tidak ingin namanya ditulis karena takut menyulitkannya jika ingin bepergian ke luar negeri mengatakan, rumah-rumah sakit besar yang ada di Indonesia, terutama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, sudah lazim mengirim tenaga-tenaga medisnya untuk mendapat pelatihan ICU di Israel.
“Fasilitas dan keahlian ICU di Israel memang nomor satu di dunia. Sebab itu menjadi tujuan utama bagi pelatihan ICU di seluruh dunia, termasuk bagi dunia medis Indonesia, ” ujarnya.
Sang dokter juga menyatakan banyak peralatan ICU yang ada di rumah-rumah sakit besar di negeri ini dibeli dari Israel.
Selain dunia medis, eramuslim juga mendapatkan data bahwa TNI juga telah melakukan pembelian sejumlah senjata api jenis senapan sniper seperti Galil-Galatz keluaran Israeli Military Industries (IMI) beberapa tahun lalu. Kasus ini pernah mengemuka dan menjadi perdebatan publik beberapa waktu lalu namun isunya menguap begitu saja seiring berjalannya waktu.
Kenyataan-kenyataan ini sebenarnya aneh. Karena secara tegas dan jelas, Konstitusi Negara kita, UUD 1945, bersikap anti terhadap penjajahan dalam segala bentuk penindasan di muka bumi. Indonesia juga tidak pernah sudi membuka hubungan diplomatik dengan Israel, karena “Negara” itu berdiri di atas tanah milik bangsa Palestina.
Lantas, mengapa terjadi hubungan dagang seperti itu antara Indonesia dengan Zionis-Israel?
Jawabannya ada kala Abdurrahman Wahid masih menjabat sebagai Presiden RI. Kala itu di tahun 2001, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Luhut Binsar Pandjaitan meneken Surat Keputusan Menperindag No.23/MPP/01/2001 tertanggal 10 Januari 2001 yang melegalkan hubungan dagang antara RI dengan Zionis-Israel.
Walau mendapat reaksi keras dari rakyatnya, Abdurrahman Wahid tak bergeming. Ironisnya, hingga Abdurrahman Wahid terjungkal dari kursi kepresidenannya, dan digantikan oleh Megawati lalu sekarang Susilo Bambang Yudhoyono, SK kontroversial dan mengkhianati amanah konstitusi ini masih saja aman alias belum disentuh sedikit pun, apalagi dicabut. Padahal SK ini wajib dicabut.
Mudah-mudahan, wakil-wakil rakyat kita baik yang di pusat maupun daerah tergerak hatinya untuk sesegera mungkin memasukkan agenda pencabutan SK tersebut hingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, hubungan haram ini berakhir. (Rz)
Saat bertemu eramuslim pertengahan Januari lalu, si dokter yang tidak ingin namanya ditulis karena takut menyulitkannya jika ingin bepergian ke luar negeri mengatakan, rumah-rumah sakit besar yang ada di Indonesia, terutama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, sudah lazim mengirim tenaga-tenaga medisnya untuk mendapat pelatihan ICU di Israel.
“Fasilitas dan keahlian ICU di Israel memang nomor satu di dunia. Sebab itu menjadi tujuan utama bagi pelatihan ICU di seluruh dunia, termasuk bagi dunia medis Indonesia, ” ujarnya.
Sang dokter juga menyatakan banyak peralatan ICU yang ada di rumah-rumah sakit besar di negeri ini dibeli dari Israel.
Selain dunia medis, eramuslim juga mendapatkan data bahwa TNI juga telah melakukan pembelian sejumlah senjata api jenis senapan sniper seperti Galil-Galatz keluaran Israeli Military Industries (IMI) beberapa tahun lalu. Kasus ini pernah mengemuka dan menjadi perdebatan publik beberapa waktu lalu namun isunya menguap begitu saja seiring berjalannya waktu.
Kenyataan-kenyataan ini sebenarnya aneh. Karena secara tegas dan jelas, Konstitusi Negara kita, UUD 1945, bersikap anti terhadap penjajahan dalam segala bentuk penindasan di muka bumi. Indonesia juga tidak pernah sudi membuka hubungan diplomatik dengan Israel, karena “Negara” itu berdiri di atas tanah milik bangsa Palestina.
Lantas, mengapa terjadi hubungan dagang seperti itu antara Indonesia dengan Zionis-Israel?
Jawabannya ada kala Abdurrahman Wahid masih menjabat sebagai Presiden RI. Kala itu di tahun 2001, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Luhut Binsar Pandjaitan meneken Surat Keputusan Menperindag No.23/MPP/01/2001 tertanggal 10 Januari 2001 yang melegalkan hubungan dagang antara RI dengan Zionis-Israel.
Walau mendapat reaksi keras dari rakyatnya, Abdurrahman Wahid tak bergeming. Ironisnya, hingga Abdurrahman Wahid terjungkal dari kursi kepresidenannya, dan digantikan oleh Megawati lalu sekarang Susilo Bambang Yudhoyono, SK kontroversial dan mengkhianati amanah konstitusi ini masih saja aman alias belum disentuh sedikit pun, apalagi dicabut. Padahal SK ini wajib dicabut.
Mudah-mudahan, wakil-wakil rakyat kita baik yang di pusat maupun daerah tergerak hatinya untuk sesegera mungkin memasukkan agenda pencabutan SK tersebut hingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, hubungan haram ini berakhir. (Rz)
Mitos Pasukan Yahudi
Zionis-Yahudi merupakan kaum yang banyak diselubungi mitos dan kedustaan. Beberapa mitos yang terus dipelihara hingga kini dan terus disebar-luaskan lewat corong-corong media massa yang dikuasainya, antara lain: Kaum Yahudi adalah bangsa pilihan Tuhan, kaum Yahudi adalah bangsa yang cerdas.
Mitos lainnya, kaum Yahudi merupakan korban terbesar dalam Perang Dunia II lewat peristiwa pembantaian massa yang dilakukan Nazi-Jerman lewat apa yang dinamakan Holocoust (The Final Solution), MOSSAD dan Israeli Defense Force (IDF) merupakan dinas rahasia dan tentara terhebat di dunia, dan sebagainya.
Klaim Zionis-Yahudi tentang Tanah Palestina juga merupakan kebohongan besar. Karena lewat pengkajian sejarah yang banyak dilakukan sejarawan Barat sendiri, mereka menemukan bahwa klaim Yahudi ini tidak ada dasar ilmiah dan historisnya.
Mitos Tentara Israel
Salah satu mitos yang paling banyak digembar-gemborkan kaum Zionis, adalah klaim bahwa tentara Zionis-Israel merupakan tentara yang paling canggih peralatannya, paling kuat staminanya, paling berani nyalinya, paling cerdik strateginya, dan paling hebat segala-galanya.
Banyak kalangan kena tipu oleh klaim tidak berdasar ini. Bahkan perwira Indonesia juga banyak yang terkecoh dengan promosi Zionis yang menyebutkan bahwa senjata buatan Israeli Military Industries (IMI) merupakan yang terhebat di dunia. Beberapa tahun lalu kita tentu pernah mendengar kontroversi pembelian sejumlah senjata api buatan Israel yang dilakukan militer kita.
Salah satu senjata api yang jadi dibeli TNI adalah sejenis Assault Rifle (Senjata Serbu) bernama Galil-Galatz/99R yang telah dimodifikasi menjadi senjata sniper dengan tambahan teropong dan dudukan di depan magasinnya. Senjata dengan kaliber 7, 62 mm ini oleh IMI dipromosikan sebagai senjata andalan IDF dan termasuk senjata sniper multi target, bisa menembak personel maupun anti-material.
Benarkah Galil-Galatz/99R ini hebat? Ternyata tidak sepenuhnya benar. Menurut review Jane’s Defense International yang melakukan perbandingan (benchmarking) terhadap sejumlah senjata sejenis, disimpulkan bahwa Galil-Galatz/99R jempolan hanya di harga jual alias mahal harganya, sedangkan tingkat akurasi payah.
Senjata made in Israel ini berada di bawah senjata sejenis seperti M76/SVD Dragunov (Rusia), L96A1/Magnum (Inggris), Barret 82 (AS), Heckler & Koch PSG-1 (Jerman), dan FR-F2/F1 (Perancis).
Bukan itu saja, salah satu kebohongan yang dilansir tentara Zionis ini adalah tentang kehebatan Tank Merkava sebagai tank serbu yang sangat lincah, dahsyat daya hantamnya, dan kuat lapisan bajanya. Mitos tank Mekava hancur beberapa bulan lalu saat tank-tank andalan AB Israel ini banyak yang hancur-lebur jadi korban hantaman misil-misil panggul milisi Hizbullah di Lebanon.
Kopassus-nya Israel Pengecut
Seorang dokter yang banyak melanglang buana ke banyak daerah konflik dunia seperti Afghanistan, Irak, Palestina, beberapa bulan lalu baru tiba dari Lebanon. Saat itu perang antara tentara Zionis-Israel melawan milisi Hizbullah baru saja berakhir dengan kemenangan di pihak Hizbullah.
Kepada Eramuslim, dokter ini membawa oleh-oleh cerita yang dia dapat dari lapangan. Dia sempat bertemu dengan sejumlah tokoh puncak HAMAS dan Hizbullah dan mendapat banyak informasi menarik yang bisa diambil sebagai pelajaran.
Ada dua peristiwa menarik. Yang pertama, saat pasukan elit Israel, Brigade Golani, menyerbu Bent Jubail, sebuah wilayah yang dikenal sebagai salah satu basis Hizbullah di Lebanon.
“Tidak ada yang mengetahui siapa saja anggota gerilyawan Hizbullah. Mereka sehari-hari bekerja sebagai penduduk biasa. Ada yang jualan buah, dagang di pasar, dan sebagainya. Namun ketika ada tanda bahaya bahwa tentara Israel menyerbu, maka semua ‘orang biasa’ itu lenyap. Pasar jadi sepi. Mereka semua mengambil senjatanya yang entah disembunyikan di mana dan berlarian secepat kilat menyongsong kedatangan tentara Zionis, ” ujar dokter tersebut.
Hal ini membuat kaget Brigade Golani Israel dan mereka kemudian kabur secepatnya. Banyak anggota milisi Hizbullah mengeluh kecewa karena tidak jadi bertempur satu lawan satu melawan tentaranya Yahudi ini. Yang kemudian datang adalah heli-heli Apache Israel yang menyemburkan ribuan peluru dan rudal-rudalnya ke bawah.
“Kepada saya, orang-orang Hizbullah ini bercerita bahwa tentara elit Israel itu pengecut-pengecut. Tidak berani bertempur secara jantan, berhadapan muka, ” tambahnya.
“Saya juga menanyakan kepada orang-orang Hizbullah ini mengapa RPG mereka bisa menghancurkan tank-tank Merkava Israel yang diklaim sebagai tank yang hebat. Orang-orang Hizbullah ini tertawa dan menyatakan bahwa yang mereka panggul bukan lagi RPG jenis konvensional, tapi sudah semacam misil panggul sejenis misil Milan yang memiliki daya rusak yang jauh lebih dahsyat, ” lanjut dokter tersebut.
Dokter ini juga memaparkan saat tentara elit Israel dari Brigade Golani ini dikepung gerilyawan Hizbullah di sebuah rumah sakit di Lebanon. “Saat itu malam hari dan gelap gulita. Diam-diam dari atas heli Apache yang mengaktifkan sistem senyap, sehingga sama sekali tidak mengeluarkan suara, puluhan personel tentara Israel turun lewat tali yang dijulurkan ke bawah. Mereka segera mendobrak rumah sakit untuk mencari orang-orang Hizbullah yang bersembunyi di lokasi ini. ”
Hanya saja, tentara Israel ini tidak tahu bahwa kontra-spionase yang dijalankan Hizbullah jauh lebih cerdik. Rencana pasukan elit ini sudah bocor sehingga rumah sakit tersebut telah dikosongkan. Bahkan di sekitar rumah sakit sejumlah gerilyawan Hizbullah telah mengepung lokasi tersebut dengan senjata siap ditembakkan.
“Jadilah malam itu bagaikan neraka bagi tentara elit Israel ini. Mereka menjadi sasaran empuk rentetan tembakan yang dilakukan gerilyawan Hizbullah dari segala penjuru. Banyak yang tewas bersimbah darah. Tiba-tiba Apache berdatangan dan melakukan manuver bantuan kepada tentara Israel yang terjebak. Sejak kejadian di rumah sakit itu, tidak pernah lagi Brigade Golani melakukan serbuan besar-besaran dan sendirian, ” lanjutnya.
Menurut sang dokter, umat Islam seharusnya jangan pernah termakan klaim-klaim palsu yang segaja disebarluaskan media-media Zionis. “Mereka bukan kaum yang hebat. Mereka itu pengecut, jadi kita jangan sampai menderita rendah diri di hadapan mereka. Kita harus yakin bahwa umat Islam adalah umat terbaik di muka bumi. Kita harus bekerja keras untuk mewujudkan hal itu. ”
Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok...(QS. Al-Hasyr: 14)
Mitos lainnya, kaum Yahudi merupakan korban terbesar dalam Perang Dunia II lewat peristiwa pembantaian massa yang dilakukan Nazi-Jerman lewat apa yang dinamakan Holocoust (The Final Solution), MOSSAD dan Israeli Defense Force (IDF) merupakan dinas rahasia dan tentara terhebat di dunia, dan sebagainya.
Klaim Zionis-Yahudi tentang Tanah Palestina juga merupakan kebohongan besar. Karena lewat pengkajian sejarah yang banyak dilakukan sejarawan Barat sendiri, mereka menemukan bahwa klaim Yahudi ini tidak ada dasar ilmiah dan historisnya.
Mitos Tentara Israel
Salah satu mitos yang paling banyak digembar-gemborkan kaum Zionis, adalah klaim bahwa tentara Zionis-Israel merupakan tentara yang paling canggih peralatannya, paling kuat staminanya, paling berani nyalinya, paling cerdik strateginya, dan paling hebat segala-galanya.
Banyak kalangan kena tipu oleh klaim tidak berdasar ini. Bahkan perwira Indonesia juga banyak yang terkecoh dengan promosi Zionis yang menyebutkan bahwa senjata buatan Israeli Military Industries (IMI) merupakan yang terhebat di dunia. Beberapa tahun lalu kita tentu pernah mendengar kontroversi pembelian sejumlah senjata api buatan Israel yang dilakukan militer kita.
Salah satu senjata api yang jadi dibeli TNI adalah sejenis Assault Rifle (Senjata Serbu) bernama Galil-Galatz/99R yang telah dimodifikasi menjadi senjata sniper dengan tambahan teropong dan dudukan di depan magasinnya. Senjata dengan kaliber 7, 62 mm ini oleh IMI dipromosikan sebagai senjata andalan IDF dan termasuk senjata sniper multi target, bisa menembak personel maupun anti-material.
Benarkah Galil-Galatz/99R ini hebat? Ternyata tidak sepenuhnya benar. Menurut review Jane’s Defense International yang melakukan perbandingan (benchmarking) terhadap sejumlah senjata sejenis, disimpulkan bahwa Galil-Galatz/99R jempolan hanya di harga jual alias mahal harganya, sedangkan tingkat akurasi payah.
Senjata made in Israel ini berada di bawah senjata sejenis seperti M76/SVD Dragunov (Rusia), L96A1/Magnum (Inggris), Barret 82 (AS), Heckler & Koch PSG-1 (Jerman), dan FR-F2/F1 (Perancis).
Bukan itu saja, salah satu kebohongan yang dilansir tentara Zionis ini adalah tentang kehebatan Tank Merkava sebagai tank serbu yang sangat lincah, dahsyat daya hantamnya, dan kuat lapisan bajanya. Mitos tank Mekava hancur beberapa bulan lalu saat tank-tank andalan AB Israel ini banyak yang hancur-lebur jadi korban hantaman misil-misil panggul milisi Hizbullah di Lebanon.
Kopassus-nya Israel Pengecut
Seorang dokter yang banyak melanglang buana ke banyak daerah konflik dunia seperti Afghanistan, Irak, Palestina, beberapa bulan lalu baru tiba dari Lebanon. Saat itu perang antara tentara Zionis-Israel melawan milisi Hizbullah baru saja berakhir dengan kemenangan di pihak Hizbullah.
Kepada Eramuslim, dokter ini membawa oleh-oleh cerita yang dia dapat dari lapangan. Dia sempat bertemu dengan sejumlah tokoh puncak HAMAS dan Hizbullah dan mendapat banyak informasi menarik yang bisa diambil sebagai pelajaran.
Ada dua peristiwa menarik. Yang pertama, saat pasukan elit Israel, Brigade Golani, menyerbu Bent Jubail, sebuah wilayah yang dikenal sebagai salah satu basis Hizbullah di Lebanon.
“Tidak ada yang mengetahui siapa saja anggota gerilyawan Hizbullah. Mereka sehari-hari bekerja sebagai penduduk biasa. Ada yang jualan buah, dagang di pasar, dan sebagainya. Namun ketika ada tanda bahaya bahwa tentara Israel menyerbu, maka semua ‘orang biasa’ itu lenyap. Pasar jadi sepi. Mereka semua mengambil senjatanya yang entah disembunyikan di mana dan berlarian secepat kilat menyongsong kedatangan tentara Zionis, ” ujar dokter tersebut.
Hal ini membuat kaget Brigade Golani Israel dan mereka kemudian kabur secepatnya. Banyak anggota milisi Hizbullah mengeluh kecewa karena tidak jadi bertempur satu lawan satu melawan tentaranya Yahudi ini. Yang kemudian datang adalah heli-heli Apache Israel yang menyemburkan ribuan peluru dan rudal-rudalnya ke bawah.
“Kepada saya, orang-orang Hizbullah ini bercerita bahwa tentara elit Israel itu pengecut-pengecut. Tidak berani bertempur secara jantan, berhadapan muka, ” tambahnya.
“Saya juga menanyakan kepada orang-orang Hizbullah ini mengapa RPG mereka bisa menghancurkan tank-tank Merkava Israel yang diklaim sebagai tank yang hebat. Orang-orang Hizbullah ini tertawa dan menyatakan bahwa yang mereka panggul bukan lagi RPG jenis konvensional, tapi sudah semacam misil panggul sejenis misil Milan yang memiliki daya rusak yang jauh lebih dahsyat, ” lanjut dokter tersebut.
Dokter ini juga memaparkan saat tentara elit Israel dari Brigade Golani ini dikepung gerilyawan Hizbullah di sebuah rumah sakit di Lebanon. “Saat itu malam hari dan gelap gulita. Diam-diam dari atas heli Apache yang mengaktifkan sistem senyap, sehingga sama sekali tidak mengeluarkan suara, puluhan personel tentara Israel turun lewat tali yang dijulurkan ke bawah. Mereka segera mendobrak rumah sakit untuk mencari orang-orang Hizbullah yang bersembunyi di lokasi ini. ”
Hanya saja, tentara Israel ini tidak tahu bahwa kontra-spionase yang dijalankan Hizbullah jauh lebih cerdik. Rencana pasukan elit ini sudah bocor sehingga rumah sakit tersebut telah dikosongkan. Bahkan di sekitar rumah sakit sejumlah gerilyawan Hizbullah telah mengepung lokasi tersebut dengan senjata siap ditembakkan.
“Jadilah malam itu bagaikan neraka bagi tentara elit Israel ini. Mereka menjadi sasaran empuk rentetan tembakan yang dilakukan gerilyawan Hizbullah dari segala penjuru. Banyak yang tewas bersimbah darah. Tiba-tiba Apache berdatangan dan melakukan manuver bantuan kepada tentara Israel yang terjebak. Sejak kejadian di rumah sakit itu, tidak pernah lagi Brigade Golani melakukan serbuan besar-besaran dan sendirian, ” lanjutnya.
Menurut sang dokter, umat Islam seharusnya jangan pernah termakan klaim-klaim palsu yang segaja disebarluaskan media-media Zionis. “Mereka bukan kaum yang hebat. Mereka itu pengecut, jadi kita jangan sampai menderita rendah diri di hadapan mereka. Kita harus yakin bahwa umat Islam adalah umat terbaik di muka bumi. Kita harus bekerja keras untuk mewujudkan hal itu. ”
Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok...(QS. Al-Hasyr: 14)
Emas dan Mata Uang
Akibat gejolak politik yang berawal dari kepentingan ekonomi, pada 1913 para bankers AS menyatakan telah terjadi kekurangan mata uang di Amerika. Oleh sebab itu, pemerintah Amerika tidak bisa menerbitkan mata uang lagi karena semua emas cadangannya telah terpakai.
Agar ada tambahan sirkulasi uang, sekelompok orang kemudian mendirikan satu bank yang dinamakan “The Federal Reserve Bank of New York”, yang kemudian menjual stock yang dimiliki dan dibeli oleh mereka sendiri senilai US$ 450. 000. 000 melalui bank-bank: Rothschild Bank of London, Rothschild Bank of Berlin, Warburg Bank of Hamburg, Warburg Bank of Amsterdam (Keluarga Warburg mengontrol German Reichsbank bersama Keluarga Rothschild), Israel Moses Seif Bank of Italy, Lazard Brothers of Paris, Citibank, Goldman & Sach of New York, Lehman & Brothers of New York, Chase Manhattan Bank of New York, serta Kuhn & Loeb Bank of New York.
Karena bank-bank tersebut mempunyai cadangan emas yang besar, maka bank tersebut dapat mengeluarkan mata uang yang dengan jaminan emas tersebut dan mata uang tersebut disebut “Federal Reserve Notes”. Bentuknya sama dengan mata uang Amerika dan masing-masing dapat saling tukar.
Untuk membayar bunga, pemerintah Amerika menciptakan income-tax. Jadi sebenarnya warganegara Amerika membayar bunga kepada Federal Reserve. Income tax dimulai tahun 1913, pada tahun yang sama Federal Reserve Bank didirikan. Seluruh income tax yang terkumpul dibayarkan ke Federal Reserve sebagai bunga atas pinjaman.
Awal tahun 1929, Federal Reserve berhenti menerima uang emas sebagai bayaran. Yang berlaku hanya ‘uang resmi’. Federal Reserve mulai menarik uang kertas yang dijamin emas dari sirkulasi dan menggantinya dengan ‘uang resmi’.
Sebelum tahun 1929 berakhir, ekonomi Amerika mengalami malapetaka (dikenal dengan masa ‘Great Depression’). Tahun 1931, Presiden Amerika Hoover mengumumkan kekurangan budjet sebesar US$ 902. 000. 000. Tahun 1932 Amerika menjual emas senilai US$ 750. 000. 000 yang digunakan untuk menjamin mata uang Amerika. Ini sama dengan ‘penjualan likuidasi’ sebuah perusahaan bermasalah. Emas yang dijual ini dibeli dengan potongan (discount rates) oleh bank internsional/bank asing (persis keadaannya seperti di Indonesia sekarang ini), dan pembelinya adalah pemilik Federal Reserve di New York.
Roosevelt melakukan serangkaian keputusan untuk melakukan reorganisasi pemerintahan Amerika sebagai suatu perusahaan. Perusahaan ini kemudian mengalami kebangkrutan. Amerika bangkrut karena tidak bisa membayar bunganya akibat berhutang kepada Federal Reserve. Akibat bangkrutnya Amerika, maka bank-bank yang merupakan pemilik Federal Reserve sekarang memiliki SELURUH Amerika, termasuk warganegaranya dan asset-assetnya. Negara Amerika bentuknya adalah anak perusahaan Federal Reserve.
Tahun 1934 Roosevelt memerintahkan seluruh bank di Amerika untuk tutup selama satu minggu dan menarik emas dari seluruh warga AS dan juga mata uang yang diback-up emas dan menggantinya dengan “seolah-olah uang” (uang kartal) yang dicetak Federal Reserve. Tahun itu dikenang sebagai ‘Liburan Bank Nasional’.
Warga AS Dilarang Memiliki Emas
Rakyat mulai menahan emasnya karena mereka tidak mau menggunakan kertas tak bernilai “seolah-olah uang”. Karena itu Roosevelt pada tahun 1934 mengeluarkan perintah bahwa setiap warganegara dilarang memiliki emas, karena illegal. Para hamba hukum mulai melakukan penyelisikan pada orang-orang yang memiliki emas, dan segera menyitanya jika ditemukan. (Catatan: Pada saat itu rakyat yang ketakutan berbondong-bondong menukar emasnya dengan sertifikat/bond bertuliskan I. O. U yang ditandatangani oleh Morgenthau, Menteri Keuangan Amerika). Hal ini merupakan perampokan emas besar-besaran yang terjadi dalam sejarah umat manusia. Tahun 1976 Presiden Carter mencabut aturan ini.
Tahun 1963 Presiden Kennedy memerintahkan Departemen Keuangan Amerika untuk mencetak uang logam perak. Langkah ini mengakhiri kekuasaan Federal Reserve karena dengan memiliki uang sendiri, maka rakyat Amerika tidak perlu membayar bunga atas uangnya sendiri. Lima bulan setelah perintah itu dikeluarkan, Presiden Kennedy mati dibunuh.
Langkah pertama Presiden Johnson adalah membatalkan keputusan Presiden Kennedy dan memerintahkan Departemen Keuangan Amerika untuk menghentikan pencetakan mata uang perak sekaligus menarik mata uang perak dari peredaran untuk dimusnahkan. Pada hari yang sama Kennedy dimakamkan, Federal Reserve Bank mengeluarkan uang ‘no promise’ yang pertama. Uang ini tidak menjanjikan bahwa mereka akan membayar dalam mata uang yang sah secara hukum, tetapi mata uang ini merupakan alat pembayaran yang berlaku.
Presiden Ronald Reagan merencanakan memperbaiki pemerintahanh Amerika sesuai dengan aturan konstitusi. Ia ditembak beberapa bulan kemudian oleh anak dari teman dekatnya, Wakil Presiden George Bush. Reagan tidak mengeluarkan perintah baru dan pada tahun 1987 untuk melaksanakannya namun perintah tersebut tidak ditanggapi oleh pemerintah Amerika.
Tahun 1993, James Traficant dalam pidatonya yang terkenal di Parlemen mengutuk sistem Federal Reserve sebagai suatu penipuan besar-besaran. Tak lama setelah itu ia menjadi korban penyelidikan korupsi sekali pun tidak ada tuntutan kepadanya selama bertahun-tahun.
Pada tahun 2002, Traficant akhirnya terbukti korupsi. Ia mengatakan bahwa saksi-saksi yang melawan dia semuanya dipaksa untuk berbohong. Ia juga mengeluh karena tidak diperkenankan menghubungi semua orang yang menyelidikinya, sebagai saksi. Karena kebusukan sistem The Federal Reserve, penguasa AS anti Yahudi Henry Ford pernah berkata, “Barangkali ada bagusnya rakyat Amerika pada umumnya tidak mengetahui asal-usul uang, karena jika mereka mengetahuinya, saya yakin esok pagi akan timbul revolusi. ”
Demikian sejarah kebusukan sistem mata uang kartal. Umat Islam seharusnya dengan penuh kesungguhan mulai menggunakan kembali emas dan perak sebagai mata uang, bukan dollar, rupiah, dan sebagainya. Kita harus sadar, kaum Yahudi Internasional sepanjang sejarahnya terus menghimpun dan mengangkangi emas dan perak dari seluruh manusia non-Yahudi. Untuk melawan semuanya itu tidak ada jalan lain, umat Islam harus kembali kepada penggunaan emas dan perak sebagai mata uang dan juga sebagai investasi.
Di Amerika Serikat saja, sejumlah warganegaranya telah lama aktif mengkampanyekan kembali penggunaan emas dan perak sebagai mata uang sejati (Liberty Dollar). Pelan tapi pasti, dunia akan kembali mempergunakan mata uang sejati ini. Mudah-mudahan kita tidak terlambat. (Tamat/Rizki Ridyasmara)
Agar ada tambahan sirkulasi uang, sekelompok orang kemudian mendirikan satu bank yang dinamakan “The Federal Reserve Bank of New York”, yang kemudian menjual stock yang dimiliki dan dibeli oleh mereka sendiri senilai US$ 450. 000. 000 melalui bank-bank: Rothschild Bank of London, Rothschild Bank of Berlin, Warburg Bank of Hamburg, Warburg Bank of Amsterdam (Keluarga Warburg mengontrol German Reichsbank bersama Keluarga Rothschild), Israel Moses Seif Bank of Italy, Lazard Brothers of Paris, Citibank, Goldman & Sach of New York, Lehman & Brothers of New York, Chase Manhattan Bank of New York, serta Kuhn & Loeb Bank of New York.
Karena bank-bank tersebut mempunyai cadangan emas yang besar, maka bank tersebut dapat mengeluarkan mata uang yang dengan jaminan emas tersebut dan mata uang tersebut disebut “Federal Reserve Notes”. Bentuknya sama dengan mata uang Amerika dan masing-masing dapat saling tukar.
Untuk membayar bunga, pemerintah Amerika menciptakan income-tax. Jadi sebenarnya warganegara Amerika membayar bunga kepada Federal Reserve. Income tax dimulai tahun 1913, pada tahun yang sama Federal Reserve Bank didirikan. Seluruh income tax yang terkumpul dibayarkan ke Federal Reserve sebagai bunga atas pinjaman.
Awal tahun 1929, Federal Reserve berhenti menerima uang emas sebagai bayaran. Yang berlaku hanya ‘uang resmi’. Federal Reserve mulai menarik uang kertas yang dijamin emas dari sirkulasi dan menggantinya dengan ‘uang resmi’.
Sebelum tahun 1929 berakhir, ekonomi Amerika mengalami malapetaka (dikenal dengan masa ‘Great Depression’). Tahun 1931, Presiden Amerika Hoover mengumumkan kekurangan budjet sebesar US$ 902. 000. 000. Tahun 1932 Amerika menjual emas senilai US$ 750. 000. 000 yang digunakan untuk menjamin mata uang Amerika. Ini sama dengan ‘penjualan likuidasi’ sebuah perusahaan bermasalah. Emas yang dijual ini dibeli dengan potongan (discount rates) oleh bank internsional/bank asing (persis keadaannya seperti di Indonesia sekarang ini), dan pembelinya adalah pemilik Federal Reserve di New York.
Roosevelt melakukan serangkaian keputusan untuk melakukan reorganisasi pemerintahan Amerika sebagai suatu perusahaan. Perusahaan ini kemudian mengalami kebangkrutan. Amerika bangkrut karena tidak bisa membayar bunganya akibat berhutang kepada Federal Reserve. Akibat bangkrutnya Amerika, maka bank-bank yang merupakan pemilik Federal Reserve sekarang memiliki SELURUH Amerika, termasuk warganegaranya dan asset-assetnya. Negara Amerika bentuknya adalah anak perusahaan Federal Reserve.
Tahun 1934 Roosevelt memerintahkan seluruh bank di Amerika untuk tutup selama satu minggu dan menarik emas dari seluruh warga AS dan juga mata uang yang diback-up emas dan menggantinya dengan “seolah-olah uang” (uang kartal) yang dicetak Federal Reserve. Tahun itu dikenang sebagai ‘Liburan Bank Nasional’.
Warga AS Dilarang Memiliki Emas
Rakyat mulai menahan emasnya karena mereka tidak mau menggunakan kertas tak bernilai “seolah-olah uang”. Karena itu Roosevelt pada tahun 1934 mengeluarkan perintah bahwa setiap warganegara dilarang memiliki emas, karena illegal. Para hamba hukum mulai melakukan penyelisikan pada orang-orang yang memiliki emas, dan segera menyitanya jika ditemukan. (Catatan: Pada saat itu rakyat yang ketakutan berbondong-bondong menukar emasnya dengan sertifikat/bond bertuliskan I. O. U yang ditandatangani oleh Morgenthau, Menteri Keuangan Amerika). Hal ini merupakan perampokan emas besar-besaran yang terjadi dalam sejarah umat manusia. Tahun 1976 Presiden Carter mencabut aturan ini.
Tahun 1963 Presiden Kennedy memerintahkan Departemen Keuangan Amerika untuk mencetak uang logam perak. Langkah ini mengakhiri kekuasaan Federal Reserve karena dengan memiliki uang sendiri, maka rakyat Amerika tidak perlu membayar bunga atas uangnya sendiri. Lima bulan setelah perintah itu dikeluarkan, Presiden Kennedy mati dibunuh.
Langkah pertama Presiden Johnson adalah membatalkan keputusan Presiden Kennedy dan memerintahkan Departemen Keuangan Amerika untuk menghentikan pencetakan mata uang perak sekaligus menarik mata uang perak dari peredaran untuk dimusnahkan. Pada hari yang sama Kennedy dimakamkan, Federal Reserve Bank mengeluarkan uang ‘no promise’ yang pertama. Uang ini tidak menjanjikan bahwa mereka akan membayar dalam mata uang yang sah secara hukum, tetapi mata uang ini merupakan alat pembayaran yang berlaku.
Presiden Ronald Reagan merencanakan memperbaiki pemerintahanh Amerika sesuai dengan aturan konstitusi. Ia ditembak beberapa bulan kemudian oleh anak dari teman dekatnya, Wakil Presiden George Bush. Reagan tidak mengeluarkan perintah baru dan pada tahun 1987 untuk melaksanakannya namun perintah tersebut tidak ditanggapi oleh pemerintah Amerika.
Tahun 1993, James Traficant dalam pidatonya yang terkenal di Parlemen mengutuk sistem Federal Reserve sebagai suatu penipuan besar-besaran. Tak lama setelah itu ia menjadi korban penyelidikan korupsi sekali pun tidak ada tuntutan kepadanya selama bertahun-tahun.
Pada tahun 2002, Traficant akhirnya terbukti korupsi. Ia mengatakan bahwa saksi-saksi yang melawan dia semuanya dipaksa untuk berbohong. Ia juga mengeluh karena tidak diperkenankan menghubungi semua orang yang menyelidikinya, sebagai saksi. Karena kebusukan sistem The Federal Reserve, penguasa AS anti Yahudi Henry Ford pernah berkata, “Barangkali ada bagusnya rakyat Amerika pada umumnya tidak mengetahui asal-usul uang, karena jika mereka mengetahuinya, saya yakin esok pagi akan timbul revolusi. ”
Demikian sejarah kebusukan sistem mata uang kartal. Umat Islam seharusnya dengan penuh kesungguhan mulai menggunakan kembali emas dan perak sebagai mata uang, bukan dollar, rupiah, dan sebagainya. Kita harus sadar, kaum Yahudi Internasional sepanjang sejarahnya terus menghimpun dan mengangkangi emas dan perak dari seluruh manusia non-Yahudi. Untuk melawan semuanya itu tidak ada jalan lain, umat Islam harus kembali kepada penggunaan emas dan perak sebagai mata uang dan juga sebagai investasi.
Di Amerika Serikat saja, sejumlah warganegaranya telah lama aktif mengkampanyekan kembali penggunaan emas dan perak sebagai mata uang sejati (Liberty Dollar). Pelan tapi pasti, dunia akan kembali mempergunakan mata uang sejati ini. Mudah-mudahan kita tidak terlambat. (Tamat/Rizki Ridyasmara)
Langgan:
Entri (Atom)





